Kamis, 30 April 2015

Tulisan tentang pengalaman pengambilan keputusan di dalam organisasi


TULISAN

1) Setiap orang pasti pernah berada didalam sebuah kelompok dengan tujuan yang sama . termasuk juga anda . Ceritakanlah pengalaman anda berada didalam suatu kelompok . entah itu kelompok belajar ataupun kelompok bekerja dan keputusan apa yang pernh anda ambil untuk kelangsungan kelompok tersebut !


Pengalaman saya dalam mengambil keputusan didalam suatu organisasi yaitu pada saat saya masih di SMK di organisasi WallMagz dimana saya membuat keputusan untuk membuat lomba untuk anggota – anggotanya membuat suatu karya untuk melihat kemampuan yang ada pada anggota – anggota kami yang pada akhirnya pemenangnya akan mendapatkan hadiah dan hasilnya di pajang di sekret. Lomba ini juga sebagai evaluasi mereka dan memberikan saran agar membuat karya yang lebih bagus lagi

TOU - Faktor - faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan

2) Sebutkan faktor – faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan !

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Menurut Terry (1989) faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam mengambil keputusan sebagai berikut:
1.       hal-hal yang berwujud maupun tidak berwujud, yang emosional maupun rasional perlu diperhitungkan dalam pengambilan keputusan;
2.      setiap keputusan nantinya harus dapat dijadikan bahan untuk mencapai tujuan organisasi;
3.      setiap keputusan janganlah berorientasi pada kepentingan pribadi, perhatikan kepentingan orang lain;
4.      jarang sekali ada 1 pilihan yang memuaskan;
5.      pengambilan keputusan merupakan tindakan mental. Dari tindakan mental ini kemudian harus diubah menjadi tindakan fisik;
6.      pengambilan keputusan yang efektif membutuhkan waktu yang  cukup lama;
7.      diperlukan pengambilan keputusan yang praktis untuk mendapatkan hasil yang baik;
8.     setiap keputusan hendaknya dikembangkan, agar dapat diketahui apakah keputusan yang diambil itu betul; dan
9.      setiap keputusan itu merupakan tindakan permulaan dari serangkaian kegiatan berikutnya.
Kemudian terdapat enam faktor lain yang juga ikut mempengaruhi pengambilan keputusan.
1.    Fisik
Didasarkan pada rasa yang dialami pada tubuh, seperti rasa tidak nyaman, atau kenikmatan. Ada kecenderungan menghindari tingkah laku yang menimbulkan rasa tidak senang, sebaliknya memilih tingkah laku yang memberikan kesenangan.
2.    Emosional
Didasarkan pada perasaan atau sikap. Orang akan bereaksi pada suatu situasi secara subjective.
3.    Rasional
Didasarkan pada pengetahuan orang-orang mendapatkan informasi, memahami situasi dan berbagai konsekuensinya.

4.    Praktikal
Didasarkan pada keterampilan individual dan kemampuan melaksanakan. Seseorang akan menilai potensi diri dan kepercayaan dirinya melalui kemampuanya dalam bertindak.
5.    Interpersonal
Didasarkan pada pengaruh jaringan sosial yang ada. Hubungan antar satu orang keorang lainnya dapat mempengaruhi tindakan individual.
6.    Struktural
Didasarkan pada lingkup sosial, ekonomi dan politik. Lingkungan mungkin memberikan hasil yang mendukung atau mengkritik suatu tingkah laku tertentu. Sumber(http://melkyat.blogspot.com/2013/05/faktor-faktor-yang-mempengaruhi_27.html)

Menurut saya dalam pengambilan keputusan ini kita butuh yang namanya berpikir sejernih mungkin dan memungkinan resiko sekecil mungkin 

TOU - Jenis - jenis keputusan

1) Sebutkan jenis – jenis keputusan di dalam organisasi !

Jenis-Jenis Keputusan
Jenis Keputusan dalam sebuah organisasi dapat digolongkan berdasarkan banyaknya waktu yang diperlukan untuk mengambil keputusan tersebut. Bagian mana organisasi harus dilibatkan dalam mengambil keputusan, dan pada bagian organisasi mana keputusan tersebut difokuskan.
Keputusan yang dibuat oleh organisasi digolongkan dalam beberapa bentuk dan melibatkan bagian tertentu dari organisasi yang terkena pengaruh langsung dari keputusan yang telah dibuat. Keputusan dalam organisasi terbagi menjadi 2 bentuk yaitu :
Keputusan organisasi secara metode
1.      Metode tradisional
Pengambilan keputusan dengan metode ini dilakukan secara intuisi dan kebiasaan.
2.       Metode modern
Pengambilan keputusan berdasarkan perhitungan matematis dan menggunakan instrumen modern seperti komputer dan perhitungan statistik
Pengambilan keputusan secara garis besar ada 2, yaitu :
1.       Rutin
Keputusan rutin adalah keputusan yang sifatnya rutin dan berulang-ulang, dan biasanya telah dikembangkan cara tertentu untuk mengendalikannya.
2.      tidak rutin
Keputusan tidak rutin adalah keputusan yang diambil pada saat-saat khusus dan tidak bersifat rutin.
Sumber(http://ferziqo-kurniaefan.blogspot.com/2013/05/bab-56-revisi-2jenis-jenis-keputusan.html)
Menurut saya modern ataupun tradisional dalam mengambil keputusan tetap saja akal dan hati kita yang berjalan , maksudnya akal pikiran dan hati kita yang mengambil keputusannya intuisi dan komputer hanya membantu saja


Sabtu, 28 Maret 2015

Tulisan tentang Komunikasi Efektif

“ Komunikasi tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia , namun sayangnya tidak semua mansuia dapat berkomunikasi dengan efektif . Bagaimana caranya sehingga manusia dapat mencapai komunikasi yang efektif ? “
          
  Komunikasi , Apasih komunikasi itu ? menurut saya Komunikasi itu adalah suatu cara untuk bersosialisasi kepada sesama makhluk hidup lain ataupun sesama manusia agar terciptanya suatu tujuan . Bagaimana dengan komunikasi efektif ? menurut blog  https://edoparnando27.wordpress.com/komunikasi-efetif/  bahwa “ Berkomunikasi efektif berarti bahwa komunikator dan komunikan sama-sama memiliki pengertian yang sama tentang suatu pesan. Oleh karena itu, dalam bahasa asing orang menyebutnya “the communication is in tune” ,yaitu kedua belah pihak yang berkomunikasi sama-sama mengerti apa pesan yang disampaikan  “
           
Menurut saya pun begitu dikatakan efektif ketika semua pesan yang disampaikan dimengerti oleh si penerima pesan tersebut itu disebut efektif , seperti guru yang mengajarkan kepada anak muridnya dan menurut saya komunikasi efektif itu ketika si pengirim pesan bertatap langsung ke si penerima pesan jadi tidak melalui media apapun misal SMS , Sosial Media ataupun Chatting .
            
Tapi ternyata ada beberapa orang yang memilih komunikasi efektif itu melalui media seperti yang saya jelaskan diatas mengapa demikian ? biasanya orang seperti itu kurang memiliki percaya diri dan minder terhadap orang lain seperti Idol yang berasal dari jepang Mayuyu Watanabe dahulu seorang hikikomori ( Mengurung diri ) dimana dia tidak berbicara pada anggota keluarganya bahkan saat jam makan malam . Di sekolah pun dia dijuluki hantu kelas ( Ada atau tidak dia sama saja ) . Pulang dari sekolah dia langsung menghidupkan internet menggambar anime , menonton anime dan surfing di internet . Namun , setelah dia masuk dalam dunia per idolan dia semakin percaya diri dan sekarang sudah menjadi sukses sebagai idol di jepang ( Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Mayu_Watanabe)  . Biasanya , orang yang mengurung dirinya dikamar atau anti sosial mempunyai kenangan yang cukup menyakitkan di sekitar lingkungannya maka dari itu dia mengurung diri di kamar dan sudah tidak mempercayai apa yang namanya “ teman “ .
               Menurut blog “https://edoparnando27.wordpress.com/komunikasi-efetif/ “ Menurut Jalaluddin dalam bukunya Psikologi Komunikasi menyebutkan, komunikasi yang efektif ditandai dengan adanya pengertian, dapat menimbulkan kesenangan, mempengaruhi sikap, meningkatkan hubungan sosial yang baik, dan pada akhirnya menimbulkan suatu tidakan.

         
   Semua jenis komunikasi bisa menjadi efektif jikalau menggunakannya dengan benar cara menyampaikannya dan lebih penting lagi kenyamanan kita berkomunikasi tatap muka atau langsung bertemu atau dengan menggunakan media  . 

Proses Komunikasi dan Jenis - jenis komunikasi

1.  Proses Komunikasi

            “ Proses komunikasi adalah bagaimana komunikator menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya. Proses komunikasi ini bertujuan untuk menciptakan komunikasi yang efektif (sesuai dengan tujuan komunikasi pada umumnya). Proses komunikasi termasuk juga suatu proses penyampaian informasi dari satu pihak ke pihak lain dimana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi dan masyarakat menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Komunikasi berasal dari bahasa latin communis yang berarti sama. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama. Secara sederhana komunikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. ”


Menurut saya proses komunikasi ini sangat penting dimana seorang komunikator atau si penyampai pesan berhasil menyampaikan pesan yang akan disampaikanya kepada komunikan  atau si penerima pesan itu

 2 . Jenis - Jenis Komunikasi

 Jenis komunikasi terdiri dari:
1. Komunikasi verbal dengan kata-kata
2. Komunikasi non verbal disebut dengan bahasa tubuh
1. Komunikasi Verbal mencakup aspek-aspek berupa ;
a. Vocabulary (perbendaharaan kata-kata). Komunikasi tidak akan efektif bila pesan disampaikan dengan kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah kata menjadi penting dalam berkomunikasi.
b. Racing (kecepatan). Komunikasi akan lebih efektif dan sukses bila kecepatan bicara dapat diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
c. Intonasi suara: akan mempengaruhi arti pesan secara dramatik sehingga pesan akan menjadi lain artinya bila diucapkan dengan intonasi suara yang berbeda. Intonasi suara yang tidak proposional merupakan hambatan dalam berkomunikasi.
d. Humor: dapat meningkatkan kehidupan yang bahagia. Dugan (1989), memberikan catatan bahwa dengan tertawa dapat membantu menghilangkan stress dan nyeri. Tertawa mempunyai hubungan fisik dan psikis dan harus diingat bahwa humor adalah merupakan satu-satunya selingan dalam berkomunikasi.
e. Singkat dan jelas. Komunikasi akan efektif bila disampaikan secara singkat dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih mudah dimengerti.
f. Timing (waktu yang tepat) adalah hal kritis yang perlu diperhatikan karena berkomunikasi akan berarti bila seseorang bersedia untuk berkomunikasi, artinya dapat menyediakan waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang disampaikan.
2. Komunikasi Non Verbal
Komunikasi non verbal adalah penyampaian pesan tanpa kata-kata dan komunikasi non verbal memberikan arti pada komunikasi verbal.
Yang termasuk komunikasi non verbal :
a. Ekspresi wajah
Wajah merupakan sumber yang kaya dengan komunikasi, karena ekspresi wajah cerminan suasana emosi seseorang.

b. Kontak mata, merupakan sinyal alamiah untuk berkomunikasi. Dengan mengadakan kontak mata selama berinterakasi atau tanya jawab berarti orang tersebut terlibat dan menghargai lawan bicaranya dengan kemauan untuk memperhatikan bukan sekedar mendengarkan. Melalui kontak mata juga memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengobservasi yang lainnya
c. Sentuhan adalah bentuk komunikasi personal mengingat sentuhan lebih bersifat spontan dari pada komunikasi verbal. Beberapa pesan seperti perhatian yang sungguh-sungguh, dukungan emosional, kasih sayang atau simpati dapat dilakukan melalui sentuhan.
d. Postur tubuh dan gaya berjalan. Cara seseorang berjalan, duduk, berdiri dan bergerak memperlihatkan ekspresi dirinya. Postur tubuh dan gaya berjalan merefleksikan emosi, konsep diri, dan tingkat kesehatannya.
e. Sound (Suara). Rintihan, menarik nafas panjang, tangisan juga salah satu ungkapan perasaan dan pikiran seseorang yang dapat dijadikan komunikasi. Bila dikombinasikan dengan semua bentuk komunikasi non verbal lainnya sampai desis atau suara dapat menjadi pesan yang sangat jelas.
f. Gerak isyarat, adalah yang dapat mempertegas pembicaraan . Menggunakan isyarat sebagai bagian total dari komunikasi seperti mengetuk-ngetukan kaki atau mengerakkan tangan selama berbicara menunjukkan seseorang dalam keadaan stress bingung atau sebagai upaya untuk menghilangkan stress


Menurut saya komunikasi itu tidak dilakukan dengan cara berbicara saja ada yang memiliki keterbatasan dalam berbicara maka dia menggunakan bahasa isyarat ataupun  dengan postur tubuhnya.


Pengertian Komunikasi dan Arti Penting

Pengertian komunikasi 

            “Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompokorganisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain  . Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal. “


Menurut saya Komunikasi itu adalah suatu cara untuk bersosialisasi kepada sesama makhluk hidup lain ataupun sesama manusia agar terciptanya suatu tujuan .

ARTI PENTING KOMUNIKASI

          “  Komunikasi adalah suatu proses atau kegiatan penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain untuk mencapai tujuan tertentu. Komunikasi adalah prasyarat kehidupan manusia. Kehidupan manusia akan tampak hampa apabila tidak ada komunikasi. Karena tanpa komunikasi, interaksi antar manusia, baik secara perorangan, kelompok, ataupun organisasi tidak mungkin dapat terjadi. Dua orang dikatakan melakukan interaksi apabila masing-masing melakukan aksi dan reaksi. Aksi dan reaksi dilakukan manusia baik secara perorangan, kelompok, atau organisasi.
            Sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa menghindar dari tindakan komunikasi menyampaikan dan menerima pesan dari dan ke orang lain. Tindakan komunikasi ini terus menerus terjadi selama proses kehidupannya. Prosesnya berlangsung dalam berbagai konteks baik fisik, psikologis, maupun sosial, karena proses komunikasi tidak terjadi pada sebuah ruang kosong. Pelaku proses komunikasi adalah manusia yang selalu bergerak dinamis. Komunikasi menjadi penting karena fungsi yang bisa dirasakan oleh pelaku komunikasi tersebut. Melalui komunikasi seseorang menyampaikan apa yang ada dalam benak pikirannya dan perasaan hati nuraninya kepada orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Melalui komunikasi seseorang dapat membuat dirinya tidak merasa terasing atau terisolasi dari lingkungan di sekitarnya.”



Menurut saya arti penting dari berkomunikasi yaitu sama dengan pengertiannya dimana setiap makhluk hidup melakukan komunikasi agar tercapainya suatu tujuan .

Nama : Andhika Dwi Rachmansyah
Kelas : 2KA10
NPM : 10113842

Kamis, 22 Januari 2015

Contoh kasus Softskill

Contoh Kasus
 

-          Bank Seruni

Bank Seruni Indonsia adalah Bank besar diyogyakrta . Bank ini mempunyai 4 caban yng tersebr di 4 kabupaten di DIY . Selama beberapa bulan manajemen telh dan sedang mempertimbangkan suatu perubahan prosedur – prosedur evaluasi latihan. . Suatu perubahan yang akan mempengaruhi baik departemen personali maupun para manajer cabang . Rencana tersebut telah didiskusikan dengan semua orang yang akan dikenal , dan sebagian dari mereka menentang perubahan itu . Penyelia latihn  , Atika Nurhadi , adalah salah seorang penentang yang paling keras
            Setelah diskusi dengan para pengelola bank lainnya wakil direktur bidang personalia , Ramona Dangdut , Memutuskan untuk mengimplementasikan perubahn . Dia membentuk dan menyeleksi para anggota satuan tugas khusus untuk mengimplementasikan perubahan dan memilih Atika sebagai kepala satuan kerja tersebut. Ketika Ramona meminta kesediaan Atika , Dia menerima jabatan itu , dan kemudian berkata “Bapak tahu bahwa saya menentang perubahan ini , Mengapa Bapak memilih saya sebagi pimpinan ?”
            Ramona menimpali “ Ya , saya mengetahui ketidaksetujuan saudara . Kami memilih saudari karena kami menganggap bahwa bila ada berbagai kekurangan dalam usulan perubahan , saudari akan menemukannya dan kami percaya saudari dapat membetulkannya “

-          Pertanyaan
  1. Mengapa seorang manajer seperti Ramona memilih pemimpin oposisi untuk mengimplementasikan perubahan ? Apakah saudara setuju dengan tindakan Ramona tersebut ? Mengapa ?
  2. Berapa besar derajat kesuksesan Ramona dalam pelaksanaan perubahan menurut perkiraan saudara ? Apa alas an saudara berpendapat demikian ?


-          Jawaban


  1. Karena pemimpin oposisi itu dapat memberikan kritik dan saran yang dapat membangun dan juga mampu menyelesaikan masalah  dan kebijakan – kebijakan .Setuju karena biasanya dia menolak karena adanya suatu masalah , jika dia dijadikan pemimpin oposisi dia bisa memecahkan masalah itu .
  2.  75%  Karena berhubung sudah mengetahui masalah – masalah yang akan dia hadapi dia akan lebih siap untuk menghadapinya mungkin sisanya hanya bagaimana dia mengimplementasikan pemecahan masalah kedalam organisasi