Jumat, 05 Juni 2015

Tulisan - Ceritakan gaya kepemimpinan apa yang anda terapkan , apabila anda dipercaya menjadi sebuah pemimpin dari organisasi

TULISAN          

Ceritakanlah gaya kepemimpinan apa yang akan anda terapkan , apabila anda dipercaya menjadi seorang pemimpin dari organisasi !

            Jika saya dipercaya untuk menjadi seorang pemimpin maka saya akan menerapkan gaya kepemimpinan Demokratik dimana semua anggota dan pemimpin juga ikut bekerja sama dalam mencapai kemajuan organisasi . saya mengutip dari blog http://annisamutia22.blogspot.com/2015_05_01_archive.html

Menurut Kurt Lewin, Gaya kepemimpinan demokratik

             Gaya kepemimpinan ini memberikan tanggung jawab dan wewenang kepada semua anggota tim. Semua terlibat aktif dalam mengambil keputusan dan boleh memberikan masukan kepada anggota maupun kepada pemimpin. Pemimpin bersikap terbuka kepada usul yang diberikan karena menganggap semua usul baik adanya untuk kemajuan perusahaan. Pemimpin merasa bahwa semua anggota pasti mempunyai kelebihan dan merupakan pribadi yang unik. Gaya kepemimpinan ini menyeimbangkan antara tugas yang diberikan harus terselesaikan dengan baik dan penting menjaga hubungan harmonis antar tim. 


Jadi itulah alasan saya kenapa memilih gaya kepemimpinan demokratik . Menurut saya Gaya kepemimpinan itu sangat efektif untuk mencapai tujuan organisasi  .

Senin, 01 Juni 2015

Tugas TOU - Sebutkan faktor - faktor yang mempengaruhi kepemimpinan seseorang didalam organisasi

2) . Sebutkan faktor - faktor yang mempengaruhi kepemimpinan 

Faktor - Faktor yang mempengaruhi pemimpin yaitu :

1. Moril
   Moril adalah keadaan jiwa dan emosi seseorang yang mempengaruhi kemauan untuk melaksanakan tugas dan akan mempengaruhi hasil pelaksanaan tugas perorangan maupun organisasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi moril adalah :
1). kepemimpinan atasan.
2). kepercayaan dan keyakinan akan kebenaran.
3). penghargaan atas penyelesaian tugas.
4). solidaritas dan kebanggaan organisasi.
5). pendidikan dan latihan.
6). kesejahteraan dan rekreasi.
7). kesempatan untuk mengembangkan bakat.
8). struktur organisasi.
9). pengaruh dari luar.

2. Disiplin 
    Disiplin adalah ketaatan tanpa ragu-ragu dan tulus ikhlas terhadap perintah atau petunjuk atasan serta peraturan yang berlaku. Disiplin yang terbaik adalah disiplin yang didasarkan oleh disiplin pribadi.
Cara-cara untuk memelihara dan meningkat disiplin : 
1). Menetapkan peraturan kedinasan secara jelas dan tegas. 
2). Menentukan tingkat dan ukuran kemampuan. 
3). Bersikap loyal. 
4). Menciptakan kegiatan atas dasar persaingan yang sehat.
5). Menyelenggarakan komunikasi secara terbuka.
6). Menghilangkan hal-hal yang dapat membuat bawahan tersinggung, kecewa dan frustasi.
7). Menganalisa peraturan dan kebijaksanaan yang berlaku agar tetap mutakhir dan
     menghapus yang sudah tidak sesuai lagi.
8). Melaksanakan reward and punishment.

3. Jiwa Korsa
  Jiwa Korsa adalah loyalitas, kebanggan dan antusiasme yang tertanam pada anggota termasuk pimpinannya terhadap organisasinya. Dalam suatu organisasi yang mempunyai jiwa korsa yang tinggi, rasa ketidakpuasan bawahan dapat dipadamkan oleh semangat organisasi.
Ciri jiwa korsa yang baik adalah : 
1). Antusiasme dan rasa kebanggan segenap anggota terhadap organisasinya.
2). Reputasi yang baik terhadap organisasi lain.
3). Semangat persaingan secara sehat dan bermutu.
4). Adanya kemauan anggota untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan.
5). Kesediaan anggota untuk saling menolong.

4. Kecakapan
    Kecakapan adalah kepandaian melaksanakan tugas dengan hasil yang baik dalam waktu yang singkat dengan menggunakan tenaga dan sarana yang seefisien mungkin serta berlangsung dengan tertib. Pengetahuan dan kecakapan yang dimiliki pimpinan dapat diperoleh dari pendidikan, pelatihan, inisiatif dan pengembangan pribadi serta pengalaman tugas.
Setiap pemimpin perlu menentukan corak dan gaya kepemimpinannya agar nampak seni kepemimpinannya dalam memimpin. Corak dan gaya kepemimpinan dapat terlihat dari sikap pemimpin, yaitu sebagai : Pemimpin, Guru, Pembina, Bapak dan Teman Seperjuangan.
Sebagai Pemimpin. Pemimpin harus mampu memberikan bimbingan/tuntunan yang diperlukan serta senantiasa menjadi contoh dan teladan dalamperkataan, perbuatan, menimbulkan dan memelihara kewibawaan serta mampu melahirkan Pemimpin baru.
Sebagai Guru. Pemimpin harus berusaha meningkatkan kemampuan, ketrampilan dan pengetahuan anggotanya baik perorangan maupun dalam hubungan kelompok. Memiliki kesabaran dan ketenangan dalam mendidik dan melatih.
Sebagai Pembina. Pemimpin senantiasa berusaha agar organisasi dalam melaksanakan tugasnya selalu berhasil guna dan berdaya guna. Dalam usaha pembinaan selalu diarahkan kepada peningkatan dan pemeliharaan unsur personil, materil dan kemampuan operasionalnya. Selain itu pemimpin harus menguasai makna fungsi pembinaan yang meliputi perencanaan, penyusunan, pengarahan dan pengawasan.
Sebagai Bapak. Pemimpin harus berperilaku sederhana, mengenal setiap anggota bawahan, bersikap terbuka dan ramah, mengayomi, bijaksana tetapi tegas, adil, mendorong dan berusaha meningkatkan kesejahteraan anggota bawahan baik materiel maupun spiritual.Sebagai Teman Seperjuangan. Dalam keadaan suka dan duka, pemimpin dan bawahan merasa senasib sepenanggungan dan saling membantu, serta bersedia berkorban demi kepentingan bersama.

Tugas TOU - Jelaskan Teori dan Arti penting dari kepemimpinan

1)  Jelaskan Teori dan Arti penting dari kepemimpinan

1. Teori dari Kepemimpinan

  • Teori Geneties -> bahwa penganut teori ini mengatakan bahwa seorang pemimpin akan karena ia telah dilahirkan dengan bakat pemimpin
  • Teori Sosial -> Jika teori genetis mengatakan bahwa “leaders are born and not made”, make penganut-penganut sosial mengatakan sebaliknya yaitu : “Leaders are made and not born”. Penganut-penganut teori ini berpendapat bahwa setiap orang akan dapat menjadi pemimpin apabila diberi pendidikan dan kesempatan untuk itu.
  • Teori Ekologis -> Teori ini merupakan penyempurnaan dari kedua teori genetis dan teori sosial. Penganut-ponganut teori ini berpendapat bahwa seseorang hanya dapat menjadi pemimpin yang baik apabila pada waktu lahirnya telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan, bakat mana kemudian dikembangkan melalui pendidikan yang teratur dan pangalaman-pengalaman yang memungkinkannya untuk mengembangkan lebih lanjut bakat-bakat yang memang telah dimilikinya itu.Sumber(http://widyanurfitriyani.blogspot.com/2013/10/makalah-arti-penting-kepemimpinan-dalam.html)

 .

2.  Arti Penting

                        Kepemimpinan berasal dari kata pimpin yang memuat dua hal pokok yaitu: pemimpin sebagai subjek dan yang dipimpin sebagai objek. Kata pimpin mengandung pengertian mengarahkan, membina atau mengatur, menuntun dan juga menunjukkan ataupun mempengaruhi. Pemimpin mempunyai tanggung jawab baik secara fisik maupun spiritual terhadap keberhasilan aktivitas kerja dari yang dipimpin, sehingga menjadi pemimpin itu tidak mudah dan tidak akan setiap orang mempunyai kesamaan di dalam menjalankan ke-pemimpinannya. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin. Sumber (http://ekoif.weebly.com/teori-kepemimpinan.html)

Pendapat Penulis

Menurut saya Arti penting dari kepemimpinan itu adalah dimana seseorang bisa mengatur dan memberikan arahan agar mencapai tujuan tertentu .

Kamis, 30 April 2015

Tulisan tentang pengalaman pengambilan keputusan di dalam organisasi


TULISAN

1) Setiap orang pasti pernah berada didalam sebuah kelompok dengan tujuan yang sama . termasuk juga anda . Ceritakanlah pengalaman anda berada didalam suatu kelompok . entah itu kelompok belajar ataupun kelompok bekerja dan keputusan apa yang pernh anda ambil untuk kelangsungan kelompok tersebut !


Pengalaman saya dalam mengambil keputusan didalam suatu organisasi yaitu pada saat saya masih di SMK di organisasi WallMagz dimana saya membuat keputusan untuk membuat lomba untuk anggota – anggotanya membuat suatu karya untuk melihat kemampuan yang ada pada anggota – anggota kami yang pada akhirnya pemenangnya akan mendapatkan hadiah dan hasilnya di pajang di sekret. Lomba ini juga sebagai evaluasi mereka dan memberikan saran agar membuat karya yang lebih bagus lagi

TOU - Faktor - faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan

2) Sebutkan faktor – faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan !

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Menurut Terry (1989) faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam mengambil keputusan sebagai berikut:
1.       hal-hal yang berwujud maupun tidak berwujud, yang emosional maupun rasional perlu diperhitungkan dalam pengambilan keputusan;
2.      setiap keputusan nantinya harus dapat dijadikan bahan untuk mencapai tujuan organisasi;
3.      setiap keputusan janganlah berorientasi pada kepentingan pribadi, perhatikan kepentingan orang lain;
4.      jarang sekali ada 1 pilihan yang memuaskan;
5.      pengambilan keputusan merupakan tindakan mental. Dari tindakan mental ini kemudian harus diubah menjadi tindakan fisik;
6.      pengambilan keputusan yang efektif membutuhkan waktu yang  cukup lama;
7.      diperlukan pengambilan keputusan yang praktis untuk mendapatkan hasil yang baik;
8.     setiap keputusan hendaknya dikembangkan, agar dapat diketahui apakah keputusan yang diambil itu betul; dan
9.      setiap keputusan itu merupakan tindakan permulaan dari serangkaian kegiatan berikutnya.
Kemudian terdapat enam faktor lain yang juga ikut mempengaruhi pengambilan keputusan.
1.    Fisik
Didasarkan pada rasa yang dialami pada tubuh, seperti rasa tidak nyaman, atau kenikmatan. Ada kecenderungan menghindari tingkah laku yang menimbulkan rasa tidak senang, sebaliknya memilih tingkah laku yang memberikan kesenangan.
2.    Emosional
Didasarkan pada perasaan atau sikap. Orang akan bereaksi pada suatu situasi secara subjective.
3.    Rasional
Didasarkan pada pengetahuan orang-orang mendapatkan informasi, memahami situasi dan berbagai konsekuensinya.

4.    Praktikal
Didasarkan pada keterampilan individual dan kemampuan melaksanakan. Seseorang akan menilai potensi diri dan kepercayaan dirinya melalui kemampuanya dalam bertindak.
5.    Interpersonal
Didasarkan pada pengaruh jaringan sosial yang ada. Hubungan antar satu orang keorang lainnya dapat mempengaruhi tindakan individual.
6.    Struktural
Didasarkan pada lingkup sosial, ekonomi dan politik. Lingkungan mungkin memberikan hasil yang mendukung atau mengkritik suatu tingkah laku tertentu. Sumber(http://melkyat.blogspot.com/2013/05/faktor-faktor-yang-mempengaruhi_27.html)

Menurut saya dalam pengambilan keputusan ini kita butuh yang namanya berpikir sejernih mungkin dan memungkinan resiko sekecil mungkin 

TOU - Jenis - jenis keputusan

1) Sebutkan jenis – jenis keputusan di dalam organisasi !

Jenis-Jenis Keputusan
Jenis Keputusan dalam sebuah organisasi dapat digolongkan berdasarkan banyaknya waktu yang diperlukan untuk mengambil keputusan tersebut. Bagian mana organisasi harus dilibatkan dalam mengambil keputusan, dan pada bagian organisasi mana keputusan tersebut difokuskan.
Keputusan yang dibuat oleh organisasi digolongkan dalam beberapa bentuk dan melibatkan bagian tertentu dari organisasi yang terkena pengaruh langsung dari keputusan yang telah dibuat. Keputusan dalam organisasi terbagi menjadi 2 bentuk yaitu :
Keputusan organisasi secara metode
1.      Metode tradisional
Pengambilan keputusan dengan metode ini dilakukan secara intuisi dan kebiasaan.
2.       Metode modern
Pengambilan keputusan berdasarkan perhitungan matematis dan menggunakan instrumen modern seperti komputer dan perhitungan statistik
Pengambilan keputusan secara garis besar ada 2, yaitu :
1.       Rutin
Keputusan rutin adalah keputusan yang sifatnya rutin dan berulang-ulang, dan biasanya telah dikembangkan cara tertentu untuk mengendalikannya.
2.      tidak rutin
Keputusan tidak rutin adalah keputusan yang diambil pada saat-saat khusus dan tidak bersifat rutin.
Sumber(http://ferziqo-kurniaefan.blogspot.com/2013/05/bab-56-revisi-2jenis-jenis-keputusan.html)
Menurut saya modern ataupun tradisional dalam mengambil keputusan tetap saja akal dan hati kita yang berjalan , maksudnya akal pikiran dan hati kita yang mengambil keputusannya intuisi dan komputer hanya membantu saja


Sabtu, 28 Maret 2015

Tulisan tentang Komunikasi Efektif

“ Komunikasi tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia , namun sayangnya tidak semua mansuia dapat berkomunikasi dengan efektif . Bagaimana caranya sehingga manusia dapat mencapai komunikasi yang efektif ? “
          
  Komunikasi , Apasih komunikasi itu ? menurut saya Komunikasi itu adalah suatu cara untuk bersosialisasi kepada sesama makhluk hidup lain ataupun sesama manusia agar terciptanya suatu tujuan . Bagaimana dengan komunikasi efektif ? menurut blog  https://edoparnando27.wordpress.com/komunikasi-efetif/  bahwa “ Berkomunikasi efektif berarti bahwa komunikator dan komunikan sama-sama memiliki pengertian yang sama tentang suatu pesan. Oleh karena itu, dalam bahasa asing orang menyebutnya “the communication is in tune” ,yaitu kedua belah pihak yang berkomunikasi sama-sama mengerti apa pesan yang disampaikan  “
           
Menurut saya pun begitu dikatakan efektif ketika semua pesan yang disampaikan dimengerti oleh si penerima pesan tersebut itu disebut efektif , seperti guru yang mengajarkan kepada anak muridnya dan menurut saya komunikasi efektif itu ketika si pengirim pesan bertatap langsung ke si penerima pesan jadi tidak melalui media apapun misal SMS , Sosial Media ataupun Chatting .
            
Tapi ternyata ada beberapa orang yang memilih komunikasi efektif itu melalui media seperti yang saya jelaskan diatas mengapa demikian ? biasanya orang seperti itu kurang memiliki percaya diri dan minder terhadap orang lain seperti Idol yang berasal dari jepang Mayuyu Watanabe dahulu seorang hikikomori ( Mengurung diri ) dimana dia tidak berbicara pada anggota keluarganya bahkan saat jam makan malam . Di sekolah pun dia dijuluki hantu kelas ( Ada atau tidak dia sama saja ) . Pulang dari sekolah dia langsung menghidupkan internet menggambar anime , menonton anime dan surfing di internet . Namun , setelah dia masuk dalam dunia per idolan dia semakin percaya diri dan sekarang sudah menjadi sukses sebagai idol di jepang ( Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Mayu_Watanabe)  . Biasanya , orang yang mengurung dirinya dikamar atau anti sosial mempunyai kenangan yang cukup menyakitkan di sekitar lingkungannya maka dari itu dia mengurung diri di kamar dan sudah tidak mempercayai apa yang namanya “ teman “ .
               Menurut blog “https://edoparnando27.wordpress.com/komunikasi-efetif/ “ Menurut Jalaluddin dalam bukunya Psikologi Komunikasi menyebutkan, komunikasi yang efektif ditandai dengan adanya pengertian, dapat menimbulkan kesenangan, mempengaruhi sikap, meningkatkan hubungan sosial yang baik, dan pada akhirnya menimbulkan suatu tidakan.

         
   Semua jenis komunikasi bisa menjadi efektif jikalau menggunakannya dengan benar cara menyampaikannya dan lebih penting lagi kenyamanan kita berkomunikasi tatap muka atau langsung bertemu atau dengan menggunakan media  .